Selamat Datang di Website Ekonomi Mikro Syariah

Apa Beda Koperasi Syariah dan Konvensional?

Rabu, 26 Oktober 2011


Bila kita menyimpan di lembaga keuangan syariah, uang kita akan bertambah. Selayaknya menyimpan uang di lembaga konvensional yang berbunga. Demikian pula kalau kita menggunakan uang dari lembaga konvensional, ada tambahan uang yang mesti kita setorkan. Lembaga konvensional pun serupa. Lalu apa bedanya lembaga keuangan syariah dan konvensional?

Demikian salahsatu pertanyaan yang mengemuka dalam Pelatihan Pra Koperasi Syariah di Masjid Al Huda Semarang, Selasa (27/9). Tak kurang dari 22 laki-laki dan perempuan jamaah masjid yang hadir pun memberikan berbagai pendapat dalam forum yang dipandu takmir masjid yang terletak di jalan Puspanjolo Dalam VII itu.


“Ini yang disebut beti, beda tipis” kata Ikhsan Mustofa, Pimpinan Microfin Cabang Semarang yang menjadi narasumber. “Kalau bank konvensional, kita menyimpan uang dan mendapat bunga berdasarkan persentase uang yang kita simpan. Beda dengan syariah, kita tidak mendapat tambahan berupa bunga tapi nisbah bagi hasil atau prosentase keuntungan bank dari uang yang kita simpan. Bisa jadi jumlahnya sama, tapi akadnya berbeda.”
“Ibaratnya, pasangan rumah tangga. Satu pakai ijab qobul, yang satu kumpul saja. Meski sama serumahnya, tapi secara syariah sangat jauh bedanya,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Ikhsan juga menjelaskan dua pola dasar penghimpunan dana yang lazim digunakan oleh lembaga keuangan syariah yakni mudhorobah dan musyarokah. Selain itu, jamaah juga mendapatkan penjelasan empat pola penyaluran dana yakni pendekatan investasi, kredit, jasa dan sosial. Diterangkan pula kelebihan dan kekurangan tiap pola serta penggunaannya.

Ketua Takmir Masjid Al Huda Akhmad mengatakan, pelatihan dan diskusi yang digelar sehabis isya itu sangat berguna untuk membekali jamaah masjid yang berniat merintis koperasi syariah. “Jamaah ibu-ibu yang terbiasa dengan koperasi konvensional di PKK, demikian pula bapak-bapak yang juga terbiasa dengan praktik koperasi konvensional di RT, mari mulai kita terapkan pola syariah untuk koperasi yang akan kita rintis di masjid ini,” kata Akhmad dipengujung acara.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

thanks infonya gan... :)

Poskan Komentar